Rabu, 29 Juli 2015

Episode 3 - Pikiran yang Menuntunku

Sore ini gitarku memberikan nada falsnya yang diikuti suara" bindeng cirikhas diriku.  berkumpul dengan teman tongkrongan disebuah warung kecil milik teh omah... disinilah tempat aku terbiasa menghabiskan sebagian waktuku.

***

Hhuuaaahhh. Sore ini begitu memanjakanku.. Tidak terasa sudah 2 tahun masa di sekolah menengah kejuruan sudah kulewati.  Kini ku telah berada di tingkat akhir.
hmm.. kelas 3 STM. senyum kecilku menertawakan tentang apa yg aku lakukan hingga bisa sampai dikelas tiga ini, Hanya tinggal menghitung waktu untuk ku bisa melewati masa" membosankan ini.. Masa dimana aku harus belajar memahami yang mereka pahami. Entah apa tujuan sebenarnya yang ingin mereka tunjukan pada kami.  Apakah mereka ingin menciptakan lulusan" terbaik atau mungkin . . .

"Hai ka fam.." terdengar suara yang tidak asing memanggilku dan seketika itu pula suara itu menghentikan lamunanku yang semakin semerawut.
"Ohh kamu vit, habis dari mana kok ga bilang dlu mau kesini ?"
Jawabku kepada wanita yang memiliki kulit putih. Dengan rambut pendek sebahu itu.
"Habis beli mie ayam ka. Sengaja lewat sini biar ketemu ka fam. Hehe ka bener mau kebandung setelah lulus?" Tanyanya penuh kecewa.
"Belum tau vit, mau coba cari di Bekasi dlu. Mungkin ada kampus yg baik dan mau nerima seorang pelajar bodoh seperti kk"
"Klo ka fam jadi keluar kota. Jangan miss komunikasi ya sm aku".
"Iya vitt.. santai aja.. "
"Yasudah aku pulang dlu ya.. takut mienya jdi ga enak"..
Laju motornya yang perlahan menghilang dari pandanganku membuat ingatan ini kembali pada masa awal ku kenal dengannya.. dibandingkan dengannya aku bukan siapa2 walau dia lebih muda satu tahun dariku tapi dia lebih pintar dariku. Kata" yang sering aku ingat darinya.. "lingkungan akan membawa diri kk.. berhati"lah ka faktor utama pengaruh diri adalah lingkungan sekitar kk".
Walaupun terdengar aneh kata yang terucap tapi aku mampu mengerti maksudnya. Ya memang aku sangat merasakannya. Lingkungan begitu berpengaruh terhadap diri seseorang. Bahkan seseorang yang lugupun akan menjadi liar jika dibiarkan sndiri dihutan.

***

Aku sadar. Bila ku benar jadi kuliah nanti aku akan tinggal dalam lingkungan yang baru, teman yang baru, dan hal2 baru.. atau aku akan bekerja disuatu perusahaan ? Dan lingkungan ku akan terbatas ?


Vita seorang wanita dengan kata jitunya

***Bersambung***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar